Showing posts with label Al_Fatih1453. Show all posts
Showing posts with label Al_Fatih1453. Show all posts
Saturday, 30 January 2016
Tuesday, 23 July 2013
“Dicky! Dicky!”. Suara ratusan siswa/I SMAIT Insantama riuh rendah ketika mendukung salah satu kandidatnya untuk menjadi ketua OSIS SMAIT Insantama. Pemilihan Ketua OSIS yang diadakan pada (15/7) di lapangan basket SMAIT Insantama ini semakin memeriahkan suasana masuknya siswa/i kelas 10 yang baru resmi jadi anak SMA.
Melalui seleksi ketat dari seluruh rakyat SMAIT Insantama, akhirnya terpilihlah calon-calon ketua OSIS berikutnya. Dicky, Ino, Faris, Icha, dan Zahroh. 5 orang pilihan inilah yang hari ini akan mempromosikan sekaligus menunjukkan diri mereka bahwa mereka emang layak jadi Ketua OSIS.
Tuesday, 16 July 2013
“Bergembiraaaaaa”. Itulah teriakan antusias siswa-siswi SMPIT Insantama ketika mengikuti kegiatan LDK 1, yang merupakan rangkaian dari kegiatan Pekan Ta’aruf (PETA). Kegiatan LDK yang diikuti oleh siswa-siswi kelas 7 dan 8 itu dilaksanakan selama 2 hari, terhitung sejak Sabtu (13/07/2013) hingga Ahad (14/07/2013).
Dengan dibantu oleh beberapa guru, pengurus OSIS SMPIT Insantama kelas IX yang berjumlah 20 orang itu sukses menarik minat sejumlah 336 peserta untuk memenuhi aula PUSDIKLAT kota Bogor. Sejak awal, Training yang diisi oleh seorang professional trainer, Bpk. Muhammad Karebet Widjajakusuma ini emang nuntut semua peserta buat siap, fokus, antusias, dan bergembira. Hal ini dikuatkan dengan serangkaian game-game seru yang menarik gelak tawa peserta LDK, seperti menggambar wajah sendiri, menggambar wajah temannya, cing ciriping, dll. Bahkan, aula PUSDIKLAT yang penuh, dibuat semakin panas oleh teriakan semangat yel-yel para peserta. Subhanallah…
Training yang bertujuan untuk membentuk dasar-dasar Transformasional Leadership sebagai calon pemimpin masa depan ini, ternyata emang sengaja disiapkan khusus hanya untuk siswa-siswi SMPIT Insantama! Lewat penyampaian materi yang unik dan menarik, trainer berhasil membuat training yang merupakan materi perkuliahan S2 berhasil diserap oleh siswa-siswi SMPIT Insantama. Cerita seru mengenai perjalanan hidup beliau dan orang-orang sukses, makna hidup, serta penayangan video penuh hikmah membuat siswa-siswi mengerti, maksud sebenarnya dari pemimpin masa depan. Saking serunya, penulis sampe-sampe ga berhenti memperhatikan dan ikut tertawa oleh cerita-cerita beliau.
Kegiatan pun berlanjut dengan penayangan cuplikan film “Sang Pemimpi”, yang menunjukkan kehidupan SMA sang tokoh utama yang suuuuper duper sulit. Trainer menjelaskan, bahwa siswa-siswi SMPIT Insantama emang wajib, kudu, musti, dan haaaaarus bersyukur. Kenapa? Karena sampe hari ini, mereka masih mampu menginjakkan kaki untuk bersekolah dengan nyaman, bahkan diajarkan ilmu kepemimpinan sejak dini. Kapan lagi ada yang kayak gini, bro…??
Rangkaian pencarian jati diri sebagai pemimpin umat masa depan dilanjutkan dengan menuliskan nama dan wajah kita sendiri. Melalui penulisan nama kita, maka kita bakalan tau, apa sih yang sebenarnya diharapkan oleh lingkungan, terutama orang tua kita? Dan ternyata, masih banyak lho peserta training yang belom tau makna namanya. Penulis pun jadi bertanya-tanya, sebenarnya, selama ini nama mereka dikemanaiiiin?? Ckckck…
Suasana training yang panas semakin memanas ketika peserta ditantang untuk menggambar wajahnya sendiri tanpa melihat! Peserta pun merasa kesulitan untuk menggambar, karena tidak diperbolehkan untuk menggambar sambil melihat. Bayangin aja, ngegambar wajah sendiri make ngeliat aja udah bikin wajah kita makin ancur, apalagi kalo ga pake ngeliat? Dan akhirnya, gelak tawa pun lepas ketika peserta melihat hasil gambarnya yang sudah seperti kapal pecah…
Siap, fokus, antusias, bergembira. Melalui analogi film “jalma super vs sapi gila”, trainer mengajarkan sikap kita seharusnya ketika menghadapi masalah dan menyelesaikannya. Fikirkan dulu masalahnya dengan akal sehat, kemudian rasakan dengan panca indra. Setelah terasa, maka fikirkanlah kelemahan, kekuatan, tantangan, bahkan peluang yang ada dari masalah tersebut. Setelah semua masalah sudah dipetakan, masuklah kita ke tahap akhir. Fikirkan strateginya matang-matang, lanjutkan dengan action, Insya Allah kita akan sukses.
Tapi, apakah sesederhana itu? TIDAK!! Ternyata, sukses sendirian bukanlah sukses sebenarnya. Kita baru bisa dibilang sukses ketika bisa membuat orang lain sukses. Oleh karena itu, kita harus berani mengambil resiko untuk memecahkan masalah, percaya pada partner, serta percaya diri. Selesai? Ternyata BELUM!! Sukses tanpa Islam yang sebenar-benarnya Islam ibarat nasi tanpa lauk. HAMBAR!! Maka dari itulah, Islam amat sangat dibutuhkan sebagai pelengkap hidup kita, yang membuat kita meraih kesuksesan dunia akhirat. Mantapppp!!!
Motivasi yang diberikan oleh trainer berhasil menjalari tubuh masing-masing peserta. Tekad kuat untuk sukses pun tak ragu-ragu ditunjukkan oleh salah seorang peserta yang masih duduk di kelas 7 ketia ia berani maju di hadapan ratusan peserta lain. “Saudara-saudara sekalian. Saya katakan sekarang juga, bahwa saya berani maju ke depan!” Semangat yang dibarengi dengan teriakan lantang itu semakin meyakinkan penulis bahwa mereka memang sudah siap untuk menjadi pemimpin masa depan. Subhanallah…
“Jadi, sukses itu, pilihan atau takdiiiiiirr? Pendek kata, kita itu adalah muslim terbaik!!!” para peserta yang masih SMP, perlahan-lahan mulai mengerti, siapa diri mereka yang sebenarnya. Sebagai calon-calon pemimpinan umat masa depan, para peserta ditunjukkan fakta-fakta umat saat ini yang tanpa diketahui oleh banyak orang, emang udah berlangsung secara sistemik. Korupsi, free sex, tawuran, pemimpin dan pejabat yang khianat, dan seabreg-abreg masalah lainnya membuat muka-muka imut mereka berubah menjadi serius. Sulit membayangkan, bagaimana caranya untuk menyelesaikan segudang permasalahan saat ini?
Dan ternyata, menjadi dokter yang menyembuhkan umat tidak mudah. Masalahnya buaanyak banget. Ribet bet bet bet. Tapi, apakah mereka akan berhenti sampai di sini? TIDAK!! Para peserta pun menjabarkan, apa sih sebenarnya kondisi umat yang sebenarnya saat ini? Apa penyebab dan solusinya? Melalui metode pemecahan masalah yang sudah diajarkan sebelumnya, trainer menjelaskan bahwa sebenarnya, kita pasti mampu menyelesaikan masalah ini. Asal ada kemauan, pasti ada solusi. Berbekal semangat muda yang berapi-api, siswa-siswi SMPIT Insantama ternyata sudah siap menjadi pemimpin umat masa depan. Allahuakbar!!
Belum cukup sampai di situ, para peserta yang semakin terbakar semangatnya, ternyata mendapatkan misi khusus. Menjadi Kesatria Malam! Apa itu? Peserta yang sudah diberikan buku “Motivaksi Metanoiac” secara gratis itu, harus mengisi impian-impian yang merupakan visi misi hidup mereka selama 5 tahun ke depan di buku tersebut. Setelah acara ditutup, peserta kembali ke rumah masing-masing, dan tak sabar untuk melanjutkan aktivitas esok hari. Fightoo, OH!! [Al_Fatih1453]
Monday, 15 July 2013
“Siapa yang mau jadi pemimpin umat angkat tangan katakan saya!” Tanya Ir. Karebet Widjajakusuma, kepada seluruh siswa/I SMPIT Insantama peserta Training Motivasi “Untukmu Calon Pemimpin Umat” yang memenuhi aula PUSLITBANG Kehutanan, Bogor (14/7).
Pelatihan yang biasanya pesertanya terdiri dari pelajar tingkat SMA, bahkan Mahasiswa ini diberikan khusus secara cuma-cuma oleh Ir. Karebet Widjajakusuma selaku Professional Trainer kepada para siswa/I SMPIT Insantama kelas 7 dan 8. Yup, secara cuma-cuma!
Pelatihan yang biasanya pesertanya terdiri dari pelajar tingkat SMA, bahkan Mahasiswa ini diberikan khusus secara cuma-cuma oleh Ir. Karebet Widjajakusuma selaku Professional Trainer kepada para siswa/I SMPIT Insantama kelas 7 dan 8. Yup, secara cuma-cuma!
Saturday, 6 July 2013
17:58
JAISH
Al_Fatih1453, Artikel
No comments
Iqro’. Bacalah. Semua dari kita juga pasti tau, kalo inilah firman pertama yang Allah turunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Dan berdasarkan pengalaman hidup ana, hal ini teruuuuuus menerus disampaikan dalam berbagai forum, dari ana kecil sampe hari ini. Mungkin, bosen kali ya. Why? Yaa, materinya itu-itu terus. Semua yang disampaikan hampir sama. Kita dianjurkan untuk banyak-banyak membaca, karena membaca adalah kuncinya ilmu. Monoton. Hanya sebatas bahwa iqro’ adalah firman pertama Allah, yang kemudian dijelaskan kisahnya, hikmahnya, de el el. Just it!
Tuesday, 12 March 2013
Semua dari kita, baik yang masih jadi pria atau wanita, baik yang masih remaja sampe yang udah kolot bau tanah, puaaasti pernah ngerasain yang namanya galau. Bahkan mungkin, galau tuh dah jadi kewajiban dan trend tersendiri buat kita. Mulai dari yang ga lulus UN, ga bisa masuk sekolah favorit, nilai jelek, sampe putus cinta juga ada.
Nah, yang jadi masalah, kita justru nyikapin gagal tuh jadi masalah. Padahal, gagal tuh sebenarnya bukan masalah. Why? Yaa, karena ga bakal ada sukses kalo ga ada gagal. Mau bagaimana pun juga, sukses ga ada yang instant, yang bisa berhasil tanpa proses penempaan terlebih dahulu. Dan kalo kita liat sejarah orang-orang sukses, di dalam kehidupan mereka puasti mengalami proses kegagalan.
Sunday, 10 March 2013
04:16
JAISH
Al_Fatih1453, Artikel
2 comments
Pelaut yang ulung tidak akan muncul dari samudera yang tenang...
JLEB!
Siang itu, hati ana bener-bener kayak disamber petir, bagaikan sapi yang disembelih, trus klepek-klepek. Oh, No! Panah kata-kata itu bener-bener menembus jantungku, membawaku terbang ke langit ke tujuh. Jauh, jauh, dan jatuh lagi....
Apa sih...
03:33
JAISH
Al_Fatih1453, Artikel
No comments
Ada satu pola, yang selalu terjadi pada orang-orang sukses. Ya, pasti. Kalo ga gini, orang-orang sukses ga bakalan bisa jadi sukses. Apaan tuh? Ya, asking why. Bertanya kenapa.
Ambil contoh aja deeh. Newton berhasil nemuin hukum gravitasi gara-gara dia bertanya, kenapa benda itu selalu jatuh ke bawah, bukan ke atas? Atau, Thomas Alfa Edison yang berhasil menemukan lampu dengan ribuan kali percobaan, pasti bertanya, kenapa begini, kenapa harus begitu, kenapa ini terjadi, dan lain sebagainya. Dengan bertanya, kita akan berusaha mencari masalah, bahkan jawaban atas permasalahan tersebut. Lain lagi kalo kita malah cuek alias bodo amat dan ga peduli dengan keadaan sekitar, maka kita ga bakalan pernah menjadi apapun. Ya, kita cuman jadi perahu kertas yang cuman bisa ngikut arus air.
03:28
JAISH
Al_Fatih1453, Artikel
No comments
Talk less do more. Sedikit bicara, banyak berbuat. Sering denger iklan itu kan? Walau cuman iklan, tapi tuh iklan bener-bener nusuk sampe ke ulu hati. Ya, lebih tepatnya, ngegambarin keadaan masyarakat saat ini, yang justru kebanyakan malah Do less, talk more. Sedikit berbuat, banyak bicara. Bukan malah Talk less do more.
Dan mau ga mau, emang inilah keadaan Indonesia saat ini. Kita terlalu sesek sama orang-orang yang bicaranya banyak, tapi action-nya dikit. Hasilnya, Indonesia ga maju-maju. Emangnya, ngomong doang tanpa berbuat bisa nyelesain masalah? Nguimpi!
Wednesday, 23 January 2013
22:34
JAISH
Al_Fatih1453, Jaish Mading, Resensi
No comments
Penulis: Citra
Natasya, dkk.
Penerbit: B
first
Cetakan: I, Oktober 2012; 20,5 cm; xxvi + 158 hlm
Harga: Rp. 39.000
Muda, beda dan membawa perubahan. Citra, David, Jonathan,
Iman dan Palmira adalah contoh nyata dari generasi muda yang banjir semangat
akan perubahan Indonesia. Mereka bukanlah generasi yang cuman bisa manfaatin
media sosial sebagai alat ngegalau sambil ngeluh, cuek bebek terhadap sekitar
gara-gara sibuk ngurusin gadget, ato hobi hang out dan
seneng-seneng sepanjang waktu. Kelima anak muda ini justru memilih untuk
berkarya.
Saturday, 20 October 2012
Cieee, yang pada mau ulangan...
atau, udah pada slesai ulangan? Tenang, tenang. Buat yang udah slesai, kita
do’akan smoga mendapatkan hasil yang terbaik. Buat yang masih galau mikirin ulangan
ke depan, stress ngeliat pelajaran, atau keblinger gara-gara soal, di sini
JAISH mau bagi-bagi tips, gimana biar ga stress bahkan justru bahagia kalo
ngadepin ulangan. Lets, check it out!
Saturday, 21 April 2012
04:02
JAISH
Al_Fatih1453, Resensi
No comments
101 Kisah Inspiratif “Mereka yang Hebat dan Tak Patah Semangat”
Penulis : Assep Purna
Penerbit : GagasMedia
Cetakan : I, 2011; 13x19 cm; x+222 hlm
Harga : Rp. 30.000,-
“Ia didiagnosis mengalami gangguan kekurangan hormon pertumbuhan dan dikatakan tingginya tak akan lebih dari 150 cm. Meski ia jago bermain sepakbola, tak ada klub yang mau menerimanya. Perjuangan tak berhenti di situ. Tiap klub didatangi orangtuanya hingga akhirnya Barcelona berani merekrutnya di tim junior. Dialah Lionel Messi, pemain tangguh yang berhasil mengantarkan timnya menjadi tim terbaik dunia.”
Tuesday, 21 February 2012
Tanggal 14 Februari bakal jadi momen yang spesial buat para remaja di seantero dunia. Banyak remaja en remaji yang udah mempersiapkan momen ini jauh-jauh hari. Siapa yang ga tau momen spesial di tanggal 14 Februari? Yups, Valentine day.
Istilah valentine day emang udah ga asing lagi bagi kita. Bahkan, momen ini udah jadi ritual wajib di kalangan para remaja en remaji, di mana di hari itu mereka akan membuktikan “kasih sayang” mereka kepada pasangan mereka. Tapi, kalo liat fakta, di hari kasih sayang ini mereka ga cuma ngasih coklat atau pun bunga, bahkan mereka pun saling memberikan kondom en tiket penginapan gratis untuk berhubungan seksual di hari valentine! Na’udzubillaahimindzaliik..
Penerbit: Lingkar pena publishing house
Pengarang: Teguh Iman Perdana
Tebal: 148+xii
“Bingung cari teman? Buku ini bakal ngasih kamu kriteria teman yang enggak cuma asyik diajak jalan, tapi juga mengajakmu meniti jalan selamat dunia akhirat. Remaja bau sorga? Ikhwan akhwat sorga? Pastiin itu kamu!” –Asma Nadia-
Kali ini, JAISH mau ngerekomendasiin buku yang cocok buanget buat kamu. Buku “Remaja bau Sorga, hang out bareng orang saleh” karya mas Teguh Iman Perdana ini merupakan sebuah buku yang nyeritain kisah orang-orang shaleh yang emang pantes jadi panutan para remaja en remaji. Dalam buku ini, mas Teguh berhasil mengumpulkan berbagai kisah tersebut dan meramunya bukan menjadi sebuah dongeng pengantar tidur, tapi justru menjadi cerita-cerita yang menggelitik tapi tetep bermakna.
Monday, 22 August 2011
17:18
JAISH
About JAISH, Al_Fatih1453
No comments
![]() |
| Logo JAISH |
JAISH ato yang merupakan kependekan dari Journalist Association Insantama Senior High School merupakan sekumpulan makhluk-makhluk yang berminat pada bidang jurnalistik, baik itu bidang tulis-menulis, fotografi, en bidang-bidang lain yang mempunyai keterkaitan dengan dunia jurnalistik. Di sini nih, para peminat dunia jurnalistik gak cuman dikumpulin dalam sebuah organisasi, tapi juga dibina en turut berperan aktif dalam berbagai macam kegiatan jurnalistik, seperti pembuatan artikel, photo’s hunting, serbu media, training, serta seabreg-abreg kegiatan lain yang pastinya bermanfaat bagi individu itu sendiri maupun orang lain.
Dalam club kami, siapa saja yang menjadi anggotanya kudu, wajib, musti, harus berperan aktif dalam berbagai kegiatan club. Whaaay?? Ya iyalaah, bukan cuman kaitannya dengan ilmu, tapi juga berkaitan dengan kerja sama tim. Kalo hanya mengandalkan orang-orang tertentu untuk bekerja dan aktif, ilmu yang didapet cuman buat orang-orang tertentu aja. Selain itu, kalo cuman ngandelin orang-orang tertentu, kerja sama tim bakalan kurang. Kalo kerjasama kurang, berbagai program yang telah disusun sedemikian rupa jadi kacau. Kalo kacau, club jadi berantakan. Trus trus trus? Ya kalo club udah kacau balau berantakan, berbagai tujuan club, serta visi dan misi club ga bakal tercapai. Gagal sudah. Bisa-bisa langit runtuh nih. Beuhh… (lebay.com)
Tunggu tunggu tunggu. Katanya tadi, kalo club udah ilang kerja sama dan konsistensinya, club tersebut ga bakal mencapai visi misi, serta tujuan dibentuknya club tersebut. Emang JAISH punya tujuan, visi serta misi ya? Ya punya dong, organisasi mana sih yang ga punya visi misi dan tujuan? Madesu banget tuh pasti. Trus, apa sih tujuan, visi, serta misi yang berusaha dicapai oleh JAISH? Mau tau? Cepet-cepet gerakkan matamu ke paragraf berikutnya. Sret!
Setelah berunding dengan seluruh anggota club, mengorbankan segenap fikiran dan waktu, akhirnya Club yang dipimpin langsung oleh Fatih Solahuddin beserta berbagai jajaran dan anggotanya ini mempunyai visi dan misi sebagai berikut:
VISI:
Mewujudkan generasi jurnalis muslim ideologis yang terdepan dan unggul di dalam maupun luar negeri.
MISI:· Menjadikan jurnalistik sebagai media dakwah· Memperbaiki konsumsi media masyarakat· Mencetak jurnalis yang berkepribadian Islam· Aktif dan produktif dalam menghasilkan karya yang ideologis· Mengungguli kelompok jurnalistik di dalam maupun luar negeri
Beuh, ternyata JAISH mempunyai visi dan misi yang visioner ya? Sampai punya impian bisa eksis sampai luar negeri. Iya dong, kan jadi orang itu harus berfikir ke depan serta mempunyai impian-impian yang luar biasa besar, sehingga akan menghasilkan semangat yang besar pula untuk mencapai tujuan tersebut. Kalo impiannya kecil, semangatnya juga kecil sehingga akan menghasilkan sesuatu yang kecil. Yah, itulah kami. Walau masih seumur jagung, tapi sudah bisa menghasilkan karya bermanfaat yang menggunung. Beuh..
Eeiit, bukan cuman itu aja loh impian besar kami, tapi ada satu impian kami yang ga bisa lepas dari jati diri kami sebagai seorang muslim. Yups, mewujudkan generasi muslim ideologis. Jadi, bukan cuman dunia doang yang mau kita raih, tapi kita juga teteup mengutamakan akhirat. Kita nih sebagai remaja, sebagai agen penerus dan perubah, kudu wajib musti harus peka, sadar, dan peduli terhadap lingkungan sekitar, ga egois sama diri sendiri. Itulah misi mulia kita sebagai seorang muslim, menjadi agen perubahan yang merubah masyarakat dari pemikiran, tingkah laku dan budaya jahiliyah kembali kepada pemikiran, tingkah laku dan budaya Islam. Karena hanya dengan hukum Islamlah, manusia menjadi mulia, hidup sejahtera, dan kembali pada fitrahnya. Betul apa betuull??
Dan di JAISH inilah, kami semua ditempa agar menjadi generasi muslim yang ideologis, yang menjadikan seluruh kegiatannya sebagai media dakwah, yang memperbaiki dan meluruskan konsumsi media masyarakat dengan menghasilkan karya-karya ideologis dengan dibumbui berbagai macam pemikiran yang benar yang dilandaskan pada ideologi Islam, dan tentunya memiliki kepribadian yang Islam bangeud sehingga bukan cuman dunia doang yang kita garap, tapi Insya Allah ridho Allah juga bakalan dapet. Yuk, menjadi remaja muslim ideologis yang dapat merubah pola pikir dan pola sikap masyarakat dari pola pikir dan sikap yang jahiliyah kembali ke Islam, menjadi agen-agen yang selalu eksis dalam mendakwahkan Islam ke seantero dunia, mengembalikan Islam agar dapat kembali berjaya dan diterapkan di seluruh dunia. Bring Islam Come back, the agents of change! Allahuakbar!!!
Bagaimanapun juga, sehebat-hebatnya kami tak akan bisa berdiri sendiri tanpa bantuan orang lain, yaitu sobat-sobat pembaca sekalian. Karena itu, kami memohon kepada kalian agar terus mendukung kami baik dalam bentuk terus mengapresiasi maupun memberi kritik dan saran, agar kami dapat terus eksis di planet dakwah. Ganbatte kudasai~!! [Al_Fatih1453/Muhammad Afifuddin A]
Subscribe to:
Posts (Atom)






