Monday, 11 November 2013

Ini adalah beberapa foto dokumentasi saat pelepasan para delegasi LKMA 2013 goes to Singapore dan Malaysia. Kegiatan ini di ketuai oleh Muhammad Fikri Fuadi.
Bintang tamu, Ust. Hari Moekti (Tokoh Ummat)
                      Ust. Hassanudin (ESQ) 
                      Ust. Ismail Yusanto (Ketua Yayasan SIT Insantama)
                      Ust. Rahmat Kurnia (Dosen FPIK di IPB)
                      Ust. Agus Suhendra (Perwakilan fosis SMAIT)
                      Ust. Rimun Wibowo (Perwakilan yayasan Insantama Cendikia)
                      Ust. Muhibbuddin (Selaku Mudir Boarding SIT Insantama Bogor)      












 


Bpk Agus Suhendra
Ust. Ismail Yusanto

Bpk. Rimun Wibowo
Ust. Hari Moekti
 Ust. Muhibbuddin


Ust Hassanudin (ESQ)
Simbolisasi kepada ketua pelaksana LKMA 2013 Afiffudin Al-fakhar





Bersama berhasilnya kegiatan ini diharapkan seluruh kegiatan yang dilaksanakan oleh para delegasi di Malaysia maupun Singapura SUKSES,, dan selalu dalam ridho Allah swt.
Amin

Saturday, 19 October 2013

“Allahu Akbar..  Allahu Akbar..  Allahu Akbar..  Laailaahailallahu .. Wallahu Akbar..  Allahu Akbar Walillahilhamd..” 
Alunan takbir  terdengar begitu syahdu di seantero kampus SIT Insantama. Setiap tahun SIT Insantama mengadakan kegiatan kurban yang melibatkan seluruh siswa/siswi SIT Insantama. Dari mulai SD, SMP, SMA , serta seluruh keluarga besar SIT Insantama. Tahun ini SIT Insantama meyembelih hewan kurban dengan jumlah kambing 53 ekor dan sapi 3 ekor pada Kamis [17/10] di lingkungan SIT Insantama. Kali ini siswa SMAIT Insantama menjadi panitia penanggungjawab kegiatan kurban 2013. Siswa kelas 10 sampai 12 menyembelih hewan kurban, sedangkan siswi kelas 10 dan 12 menimbang dan mengemas daging yang telah dipotong-potong, dan siswi kelas 11 membagikan kepada warga yang berdatangan dan membawa kupon.
Kegiatan yang berlangsung pada hari itu bukan hanya penyembelihan hewan kurban saja, tetapi ada beberapa kegiatan yang berlangsung pada hari itu. Diantaranya SD punya kegiatan tersendiri, yaitu lomba-lomba yang bertemakan idhul adha. Sedangkan pembagian hadiahnya di handel oleh tim nasyid Alfabet dan Rama Voice. 

Pada pukul 08.00 WIB acara pemotongan hewan kurban mulai berlangsung dengan khidmatnya, kemudan pada pukul 10.30 WIB daging mulai ditimbang dan dikemas. Timbangan daging hewan kurban kali ini bernilai 0,3 kg per paket. Penimbangan dan pengemasan daging hewan kurban berlangsung sampai pukul 12.00 WIB. Kemudian pada pukul 12.00 sampai dengan 01.00 WIB seluruh siswa beristirahat, Sholat berjamaah dan makan siang.
Pada pukul 13.00 WIB siswi kelas 11 mulai bertugas membagikan daging hewan kurban kepada para warga sekitar yang berdatangan. Pengambilan daging menggunakan kupon yang dibagikan kepada warga terlebih dahulu sebelum pengambilan daging. Pengambilan daging hewan kurban berlangsung dari pukul 13.30 hingga pukul 14.30 WIB. Kemudian pada pukul 15.00 WIB para panitia dan pelaksana kurban mulai membereskan dan merapihkan tempat berlangsungnya kurban yaitu di lapangan depan gedung dua SIT Insantama. Setelah semua rapih, satu persatu warga SIT Insantama pun mulai bubar dan kembali ke tempat masing-masing untuk istirahat.
Kegiatan kurban ini merupakan pelatihan kurban untuk seluruh siswa SIT Insantama. Maka dari itu kegiatan ini melibatkan seluruh siswa SIT Insantama. Kegiatan kurban tahun ini pun tak kalah serunya disbanding tahun lalu.

alat penyembelihan hewan kurban

penimbangan daging kurban

penyembelihan hewan kurban

proses menguliti hewan kurban

pengemasan daging kurban

penimbangan daging kurban

pendistribusian daging

kupon daging kurban






Tuesday, 24 September 2013

Hari Keberangkatan...


Suntikan motivasi dari Ust. Karebet Widjajakusuma




Sambutan dari mudir IBS Insantama Ust. Muhibuddin


Sambutan dari perwakilan yayasan Insantama Cendekia Ust. Adhi Maretnas



Simbolisasi dilakukan oleh Ust. Anas selaku wakil mudir



Para peserta sedang bersiap untuk melakukan perjalanan menuju masjid Nurul Amal



Day 1..


Persiapan peserta menuju ke tempat makan..



Peserta sedang menikmati makan paginya..



Peserta kembali di siapkan untuk menempuh perjalan 12km menuju desa..

Day 2



Peserta bersiap untuk melakukan observasi



Kamis [19/09] adalah hari terakhir kegiatan LKMM yang diikuti siswa – siswi SMAIT Insantama yang diselenggarakan di Desa Dawungsari, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, sejak Selasa[17/09]. Acara di hari ketiga ini adalah presentasi hasil analisis SWOT yang telah dilakukan di hari sebelumnya. Presentasi akan dilaksanakan di Balai Desa Dawungsari dihadapan Bapak Kepala Desa beserta jajarannya, dan juga tokoh masyarakat.
Hawa dingin langsung menyerbu saat kami berjalan menuju Mushola Al-Wasilah untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah dan langsung dilanjutkan dengan kultum yang dibawakan oleh teman – teman kita. Tepat setelah kultum pukul 05.25, dibimbing Bapak Karebet Widjajakusuma selaku pembina, gladiresik presentasi pun berhasil dilaksanakan meskipun dengan tubuh yang menggigil kedinginan. Seusai gladiresik pukul 08.03 kami dipersilakan kembali ke basecamp masing - masing untuk beristirahat sekaligus bersiap untuk pergi ke balai desa.
GARUT (19/9.13) - Hembusan angin pagi  Desa Dawungsari membangunkan peserta tim LKMM 2013 pagi ini. Pertanda bahwa hari kedua pada rangkaian acara LKMM Goes to Garut 2013 segera dimulai.
Meski dingin begitu menusuk hingga ke tulang, hal itu tak menyurutkan semangat mereka. Tepat pukul 04.45 WIB dini hari, tim LKMM 2013 bersiap wudhu dan berangkat menuju mushala terdekat untuk melaksanakan sholat shubuh berjamaah, lalu mendengarkan kuliah shubuh dari perwakilan tim LKMM 2013 bernama Hafiz Rasyidi.
Sepulang dari mushala, tim LKMM 2013 segera kembali ke rumah masing-masing untuk bersiap melaksanakan problem solving di setiap RW yang telah ditentukan. Metode problem solving itu sendiri, dilakukan dengan cara melakukan wawancara berisikan pertanyaan mengenai SWOT  yaitu Strength (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunities (peluang), dan Treats (tantangan) kepada setiap warga Desa Dawungsari dari berbagai kalangan meliputi buruh, guru, ketua RT, RW, remaja, tokoh agama, hingga lansia.


Seminggu pencarian dana tak terasa sudah berlalu, kini tiba saatnya untuk seluruh siswa angkatan tiga berjuang menaklukan Garut. LKMM (Latihan Kepemimpinan Management tingkat Menengah) yaitu sebuah program lanjutan dari LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan). Tahun ketiga ini LKMM untuk pertamakalinya dilaksanakan di desa Dawungsari, Garut.
            Rombongan kami berangkat dari kampus SIT Insantama setelah usai melaksanakan buka puasa bersama dan pelepasan yang dilaksanakan oleh pihak boarding pada pukul 17.40 WIB. Peserta yang mengikuti LKMM berjumlah 53 orang yang terdiri dari 25 siswa dan 28 siswi. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis oleh Pak Anas kepada ketua LKMM (Muhammad Farhan Fauzi). Kemudian sambutan dari perwakilan yayasan Insantama Cendekia (Bpk. Adi Maretnas) pada pukul 18.05.

Thursday, 5 September 2013



DAY II
Tepat pukul 01.45, para peserta tiba di Pos terakhir dalam kegiatan LDK 2 ini yang sekaligus menandakan titik terakhir atau garis finish di kegiatan ini. Muka kantuk ditambah lelah pun terlihat di raut wajah mereka. Sambutan oleh pihak pesantren yang mengantarkan peserta mulai dari kawasan pesantren hingga tempat makan peserta pun membuat peserta segar kembali. Aroma nasi sambal dengan ayam dan sayur sop mulai bedatangan di atas sebuah nampan kayu. Dengan lahap, mereka menyantap makanan yg sudah dihidangkan, suap demi suap yang nikmat karena sambal spesial milik desa setempat berhasil membuat mereka puas.

Wednesday, 4 September 2013


Berdo’a serta ikhtiarlah yang menjadi rahasia kesuksesan peserta LDK 2 “Taklukkan Cianjur”. Setelah kurang dari enam hari melakukan fundrising ke sejumlah donatur & sponsor di dalam & luar Bogor, dengan mengumandangkan syukur dan takbir, total dana yang mereka butuhkan diumumkan oleh ketua pelaksana LDK 2 Dhiyauddin Abdur Rofi’ sukses terkumpul di saat-saat terakhir. Satu hari sebelum kegiatan dimulai! Senyum ceria serta keharuan pun terlihat di raut wajah para peserta, walaupun mereka yakin bahwa perjuangan belum selesai di titik tersebut. Di depan mereka, masih menanti tantangan berat “Taklukkan Cianjur” yang akan ditempuh oleh para peserta lewat berjalan kaki dengan total jarak 57 km dari 120 km.
 

Unordered List

Sample Text

Member Blogs

Total Pageviews

JAISH. Powered by Blogger.

Followers

What is JAISH?

My photo
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
JAISH (Journalist Asossiation of Insantama Senior Highschool) adalah sebuah club yang bergerak di bidang jurnalis di SMAIT Insantama Bogor

Cari Artikel

Popular Posts

Recent Posts

Text Widget